in

Penggemar The Doctor Wajib Tahu, 10 Fakta Unik Valentino Rossi

Valentino Rossi - cnn

Rossi yang kini berusia 42 tahun memang sudah menurun prestasinya. Empat musim terakhir, Rossi tak pernah menjuarai balapan.

Paling tinggi, The Doctor menempati posisi kedua di MotoGP Sachsenring Jerman pada musim 2018. Saat itu, Rossi berada di belakang Marc Marquez.

Valentino Rossi bisa dikatakan sebagai pembalap MotoGP paling sukses. Di usianya yang sudah tak muda lagi, pembalap Italia ini masih mampu bersaing dan memuncaki klasemen pembalap musim ini.

Pebalab Valentino Rossi resmi pensiun dari MotoGP pada akhir musim ini. Dalam sebuah konferensi pers, (Kamis 5/8/2021), ‘The Doctors’ akhirnya gantung helm di usia yang menginjak 42 Tahun.

Pemilik 9 gelar kemenangan di MotoGP itu ternyata memiliki beberapa fakta yang tidak banyak orang tahu. Berikut adalah 10 fakta tentang Valentino Rossi, dari surat cinta kepada motornya, sampai rival terberatnya.

1. Lonceng Gereja Tavullia yang Dibunyikan Saat Valentino Rossi Menang

Gereja Tavullia
Gereja Tavullia – merahputih

Di kampung halamannya, Avullia, ada sebuah gereja yang membunyikan loncengnya setiap kali Valentino Rossi menjuarai balapan. Bel itu akan terus dibunyikan selama satu jam, tanpa peduli waktu pagi, siang, atau malam sekalipun.

2. Rossi adalah seorang Bisnisman

Selepas dari pensiun di ajang balap MotoGP, agaknya Rossi akan memulai bisnisnya yang tidak jauh-jauh dari arena balap. Ia dikabarkan juga memiliki team MotoGP sendiri. Bahkan ada akademi balap APAREL yang ia kelola. Pembalap-pembalap muda binaannya juga menunjukkan kehebatannya di ajang balap setiap kelas.

3. Tiga Kata untuk Marc Marquez

Marc Marquez
Marc Marquez – motosport

Sepanjang kariernya, Rossi berurusan dengan banyak rival berat. Salah satunya tentu saja Marc Marquez. Pernah ditanya wartawan deskripsi Rossi soal rival beratnya itu, Rossi memberi jawaban dalam tiga kata: “Small fu*king bast*rd.”

Dilansir dari laman Red Bull, Rossi dikenal tidak suka basa-basi. Hal itu dia tunjukkan pada salah satu momen ketika dia diminta menggambarkan rivalnya, Marc Márquez, dalam dua kata. Tanpa ragu, sang pembalap menyebutnya ‘Bajingan Kecil’.

4. Rossi dan Selebrasi Kemenangan Uniknya

Rossi dan Selebrasi
Rossi dan Selebrasi – money

Sejak dulu Rossi dikenal dengan perayaan kemenangannya yang unik. Dia di antaranya pernah membawa boneka seks yang dinamai Claudia Schiffer. Kabarnya itu sebagai sindiran pada salah satu ruval beratnya, Max Biaggi yang ketika itu berkencan dengan supermodel Naomi Campbell.

Baca Juga : Unik, Sekelompok Pemuda Asal Vietnam Membuat Motor dan Mobil Sport Dari Kardus

Di Jerez 1999, Rossi juga pernah tiba-tiba berhenti di pinggir trek dan masuk ke toilet umum usai meraih kemenangan di sana.

5. Surat Cinta untuk…Motornya

Rossi dikenal sebagai pebalap yang kerap gonta-ganti pasangan. Bicara soal cinta, dia begitu jatuh hati dengan motor M1 Yamaha. Saat meninggalkan tim itu menuju Ducati pada 2010, Rossi sampai menulis surat cinta perpisahan.

Begini potongan isi surat cinta tersebut: “Kenangan akan terus bertahan dan tak akan ada yang bisa merenggutnya dari kita. Seperti di GP Welkom 2004, saat kita pertama berciuman di atas rumput tak jauh dari lintasan. Kamu melihat tepat ke mataku, dan berucap dengan pelan ‘ I Love’ You’.”

6. Pernah menjajal Mobil F1

Sudah berulang kali Valentino Rossi mencoba mengendarai mobil F1. Sejak tahun 2004, dia sudah empat kali berada di balik kokpit F1. Kedekatannya dengan dunia kecepatan dan Ferrari khususnya membuat warganet mengira bahwa ia akan pindah balap di arena F1.

7. Max Biaggi, Tinju, dan Rival terberat

Di samping Marquets dan Lorenzo, Max Biaggi adalah salah satu rival berat Valentino Rossi. Bahkan Rossi sempat memukul Biaggi tepat di wajahnya.

Setelah GP Barcelona di 2001, di mana Rossi jadi juara di depan Biaggi dengan selisih waktu 2,5 detik, keduanya terlibat perkelahian. Rossi memukul wajah Biaggi hingga meninggalkan luka.

8. Jorge Lorenzo sang Pengacau

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo – bola

Rossi adalah dewa di Yamaha, sebelum Jorge Lorenzo datang di tahun 2008 dengan status juara dunia 250cc. Rossi menganggap Lorenzo sebagai ‘pengacau’.

Ketegangan antara Rossi dan Lorenzo begitu jelas saat itu, sampai-sampai garasi mereka berdua dibatasi penyekat.

9. Urusan dengan Pajak

Di tahun 2007 Rossi pernah dipanggil biro pajak negaranya saat dia mencoba mengelak pembayaran pajak. Rossi ketika itu berdalih dengan menyebut dia hanya tinggal di Italia 90 hari selama setahun dan lebih banyak tinggal di London bersama manajernya.

Baca Juga : Bikin Melongo, Potret Harga Pajak STNK Mobil Lamborghini Aventador

Namun petugas pajak kemudian menemukan kalau Rossi ternyata memiliki vila mewah di Tavullia senilai 65 juta euro. Rossi juga ketahuan ternyata sering berada di Italia setelah petugas pajak melihat kilometer mobilnya yang tinggi dan kartu keanggotaan gim yang aktif dan kerap dipakai.

10. Musuhan dengan Honda

Rossi Musuhan dengan Honda
Rossi Musuhan dengan Honda

Bersama Honda Rossi berhasil meraih empat gelar juara dunia dalam periode 2000 sampai 2003. Namun hubungannya dengan pabrikan asal Jepang itu tak mulus.

Rossi menilai Honda selalu menganggap kalau sukses yang dia raih dalam periode tersebut adalah karena keberhasilan mereka membangun motor yang bagus, bukan karena skill membalap Rossi.

Rossi makin kesal saat manager Honda saat itu, Suguru Kanazawa mengeluarkan komentar tak mengenakkan terkait kepergiannya ke Yamaha. “Jika Rossi pergi kami akan menciptakan motor yang lebih baik lagi dan menghancurkan dia (di Yamaha).”

Written by Ikhsan Bakhri

Hobi jalan-jalan, makan & nulis, anda senang saya pun ikut senang, jangan lupa untuk baca artikel menarik lainnya yak.

Ilustrasi Kebiasaan Buruk (Sumber Pexels by Energepiccom)

Inilah 5 Kebiasaan Buruk yang Menandakan Bahwa Kamu adalah Orang Cerdas

Test Pack Digital

Cara Membaca dan Menggunakan Tespek Yang Benar