in , ,

5 Efek Negatif Mi Instan Pada Tubuh

efek mi instan pada tubuh - Katerina Holmes

Kepoinkuy.com – Mie instan adalah sumber karbohidrat yang bukan komplek. Bahannya terbuat dari terigu, tepung yang diproses. Makin diproses, sumber karbohidrat jadi makin kurang sehat.

Mie instan mengandung karbohidrat sederhana. Zat ini menyebabkan peningkatan gula darah dengan cepat, dan lama kelamaan risiko diabetes mellitus pun ikut meningkat. Meski kurang baik bagi kesehatan, bukan berarti mie instan harus dihindari sama sekali. Anda tetap boleh mengonsumsi makanan ini, asalkan tidak berlebihan.

efek mi instan pada tubuh
efek mi instan pada tubuh – Karolina Grabowska

Hasil menunjukkan mi ramen yang dibuat langsung dan fresh dapat dicerna tubuh 1 hingga 2 jam setelah dikonsumsi. Sedangkan mi instan ternyata tidak bisa langsung tercerna, bahkan masih utuh di perut meski beberapa jam usai dikonsumsi.

Baca Juga : Inilah Alasan Mengapa Perut Bisa Berbunyi Ketika Anda Merasa Lapar

Berikut ini efek mi instan pada tubuh Anda setelah Anda menelannya seperti dihimpun dari Brightside.

1. Kuota natrium harian langsung terpenuhi

Mi instan sebagian besar mengandung garam dan karbohidrat, yang hanya baik untuk dikonsumsi dalam jumlah sedang.Jika dalam satu kali makan, Anda mencapai kuota natrium harian, kemungkinan Anda akan mengonsumsi terlalu banyak hari itu.

Mereka juga sering tidak mengandung nilai gizi yang cukup, seperti vitamin, serat, dan mineral.

2. Tubuh Anda akan menyimpan lebih banyak air saat Anda memakannya

Setelah makan mi instan, Anda tidak hanya akan merasa kembung, tetapi juga lesu. Ini karena air yang disimpan tubuh Anda setelah Anda memakannya. Anda juga bisa menambah berat badan sementara karenanya.

3. Mi instan tinggal di perut dalam waktu yang lebih lama

Jenis mi ini, karena merupakan mi olahan, bertahan lebih lama di perut.

Untuk mengetahui berapa lama mereka akan bertahan di dalam perut, dibandingkan dengan mi biasa, Dr. Kuo menunjukkan perbedaannya. Mi segar biasa hampir habis 2 jam setelah dicerna, sedangkan mi instan baru saja mulai rusak.

4. Anda akan meningkatkan risiko sakit

Kemungkinan mengembangkan kondisi kesehatan baru juga ada. Studi menunjukkan bahwa wanita yang makan mi instan setidaknya dua kali seminggu, memiliki risiko lebih besar penyakit terjadi pada mereka. Kondisi kesehatan ini dapat mencakup diabetes dan penyakit jantung.

MSG, yang merupakan zat tambahan yang ada dalam mi instan, juga dapat membuat Anda sakit kepala dan menyebabkan mual.

5. Penglihatan Anda bisa terlihat kabur

Jenis makanan ini dibuat untuk bertahan sangat lama, yang berarti mengandung aditif beracun untuk mempertahankan umur simpannya.

Salah satu bahan tambahan beracun ini berbahaya bagi manusia, karena dapat menyebabkan penglihatan kabur sebagai efek samping jika terlalu banyak.

6. Tambahkan sayuran dan bahan-bahan sehat, buang bumbunya

Salah satu cara agar Anda tetap bisa menikmati mi instan dan membuatnya lebih sehat, adalah dengan membumbuinya sendiri.

Ini akan memungkinkan Anda untuk mengontrol jumlah natrium dan menambahkan serat dan protein, serta tidak harus menelan aditif yang buruk bagi kesehatan Anda seperti MSG yang terkandung dalam bumbunya.

7. Makanan yang lebih sehat selalu lebih baik daripada mi instan

Makan mi instan sesekali tidak akan membahayakan kesehatan Anda. Namun, konsumsi teratur memang dikaitkan dengan kualitas diet yang buruk dan masalah kesehatan. Rekomendasinya adalah membatasi konsumsinya dan tidak menggantinya dengan makanan sehat secara teratur.

Mi instan memang enak, cepat, dan mudah disiapkan. Tetapi kita harus ingat bahwa makanan ini sama sekali tidak sehat.

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Waktu Pelaksanaan Solat Taubat

Tata Cara Sholat Taubat Nasuha Beserta Niat dan Doanya

Hindari Mengkonsumsi 7 Makanan Ini Saat Perut Kosong

Saat Perut Kosong Hindari Mengkonsumsi 7 Makanan Ini Karena Berbahaya