in ,

OMGOMG

6 Jenis Jerawat Beserta Penyebab dan Cara Mengobatinya

Jerawat Batu - Cystic | klik dokter

Kepoinkuy.com – Jerawat terjadi ketika folikel rambut atau tempat tumbuhnya rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Meski jerawat dapat dialami oleh siapa saja, namun sebagian besar kasus jerawat terjadi di masa puber, yaitu pada remaja berusia 10-13 tahun, dan semakin buruk pada orang dengan kulit berminyak.

Ada 2 kategori dalam jerawat. Ini tergantung pada apakah mereka menyebabkan peradangan atau tidak. Meski begitu, ada jerawat yang tidak meradang dan ada pula jerawat yang meradang. Jerawat yang meradang lebih parah dibandingkan dengan jerawat biasa, dan Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mengatasi masalah jerawat jika sudah menggangu anda.

Dilansir berbagai sumber, ada beberapa hal yang menjelaskan jenis-jenis jerawat yang mesti kalian ketahui untuk dapat melihat pengobatan apa yang sesui dengan jerawat yang kalian alami. Berikut daftar jenis jerawat yang perlu kalian ketahui dan cara pengobatannya

1. Whiteheads – Komedo

Whiteheads - Komedo
Whiteheads – Komedo | proactive

Whiteheads terbentuk karena pori-pori tersumbat, sehingga minyak dan sel kulit mati mengeras. Jerawat ini membentuk benjolan kecil yang menggelembung seperti komedo. Biasanya, jerawat ini timbul di bagian zona T yang memiliki kandungan minyak lebih banyak. Dalam beberapa kasus, rambut mungkin keluar dari tengah atau akan terlihat terperangkap di dalamnya.

Penyebab Whiteheads Komedo :

Komedo terbentuk karena kotoran, sebum minyak, dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Ada pula penyebab lainnya diantaranya adalah Stres berlebihan, cemas, kulit yang terlalu kering, menstruasi, kulit yang terlalu kering & pemakaian produk make-up yang berbahan dasar minyak

Cara Mengatasi Whiteheads Komedo

  1. Penguapan seperti yang tersedia untuk facial wajah, untuk mengeluarkan kotoran dari pori-pori
  2. Scrub berbahan gandum yang dicampur oleh yogurt
  3. Masker berbahan dasar tanah liat
  4. Antibiotik, benzoil peroksida, dan retionoid. Diberikan berdasarkan tingkat keparahan

2. Blackheads – Komedo

Blackheads - Komedo
Blackheads – Komedo | insider

Blackhead muncul jika sebum terperangkap di dekat pori-pori sehingga kemungkinan terpapar sinar matahari atau udara dari luar.

Lubang pori-pori yang besar dan masih terkena udara maka menyebabkan komedo akan berwarna hitam. Proses inilah yang menyebabkan campuran antara minyak dan sel kulit mati.

Penyebab Blackheads Komedo :

Hanya karena warnanya lebih gelap, bukan berarti noda ini memiliki lebih banyak kotoran di pori-pori. Ini hanya pertanda bahwa pori-pori melebar dan disebabkan oleh folikel rambut yang tersumbat.

Cara Mengatasi Blackheads Komedo :

Cara mengatasi blackheads yang bisa kamu bisa lakukan adalah dengan menggunakan salicylic acid atau kamu juga bisa memakai BHA peel. Usahakan untuk jangan pakai scrub atau pore strip karena hal itu membuat komedo tambah banyak dan tidak mengangkat puncak komedo dari akar.

3. Jerawat Papula

Jerawat Papula
Jerawat Papula | verywell health

Jerawat papula adalah jerawat yang menonjol, teraba padat dan nyeri, tampak kemerahan, serta tidak mengandung nanah. Jerawat papula bukanlah kondisi yang serius, namun dapat menganggu penampilan.

Penyebab Jerawat Papula :

  1. Pengaruh hormonal
  2. Infeksi bakteri Propionibacterium acnes di permukaan kulit
  3. Produksi minyak di wajah yang berlebih
  4. Sumbatan folikel rambut dan kelenjar minyak
  5. Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis
  6. Stres

Terdapat pula beberapa hal lain yang diketahui dapat memicu timbulnya jerawat papula, misalnya mengonsumsi obat tertentu seperti kortikosteroid, penggunaan kosmetik yang menyumbat pori-pori, hingga pola perawatan dan kebersihan kulit yang buruk. Kondisi medis tertentu seperti dermatitis kontak hingga eksim juga mungkin memicu munculnya jerawat papula.

Cara Mengatasi Jerawat Papula:

Rutin membersihkan wajah dan tubuh setidaknya dua kali dalam sehari, pagi dan malam hari sebelum tidur. Hindari untuk membersihkan wajah terlalu sering, karena justru dapat memicu iritasi yang dapat memperparah kondisi jerawat. Hindari menyentuh atau memencet jerawat, karena dapat menyebabkan luka pada permukaan kulit, sehingga sangat mungkin akan meninggalkan bekas jerawat.

Menggunakan obat yang mengandung benzoil peroksida sebagai bahan aktif dapat membantu. Membasuh kulit dengan pembersih yang lembut dan menggunakan pelembap bebas minyak juga dapat membantu.

Selain benzoil peroksida dan asam salisilat, retinoid juga sering digunakan untuk mengatasi jerawat. Retinoid terbentuk dari vitamin A yang dinilai mampu membantu pemulihan kerusakan sel, sehingga dapat mempercepat pemulihan jerawat dan peradangan.

4. Jerawat Pustula Bernanah

Jerawat Pustula Bernanah
Jerawat Pustula Bernanah | hello sehat

Jerawat pustula merupakan salah satu jenis jerawat yang berat. Bentuknya menonjol dengan isi cairan kekuningan dan terasa nyeri. Tidak hanya membuat minder, jerawat ini juga bisa terasa sakit ketika tidak sengaja tersentuh atau tersenggol.

Penyebab Jerawat Pustula

Penyebab terbentuknya jerawat pustula bernanah adalah penyumbatan pori-pori oleh sel kulit mati, minyak (sebum), debu, keringat, kotoran, dan benda-benda asing lainnya. Sebum dan segala macam kotoran yang terjebak di pori mengundang bakteri penyebab jerawat di permukaan kulit, yakni P. acnes untuk terus berkembang.

Bakteri tersebut kemudian dapat menimbulkan infeksi dan peradangan di bawah kulit. Kondisi tersebut membuat dinding pori-pori jadi rusak, ukuran jerawat bernanah jadi membesar dan membengkak.

Cara Mengatasi Jerawat Pustula Bernanah:

American Academy of Dermatology menyebutkan jerawat bernanah bisa disembuhkan dengan menggunakan sabun cuci muka yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat. Obat ini tersedia dalam bentuk krim atau salep.

Bila perawatan tidak menunjukkan hasil yang efektif selama 6 hingga 8 minggu, dokter akan merekomendasikan pengobatan tambahan, yakni antibiotik.

Pada kasus parah, dokter akan merekomendasikan terapi fotodinamik (PDT). Perawatan ini menggunakan cahaya aktif khusus yang bisa menghancurkan jerawat sekaligus mengurangi bekas jerawat sehingga kulit jadi lebih halus.

Ada beberapa pengobatan rumahan yang cukup ampuh mengobati jerawat bernanah, seperti:

  1. Mengoleskan lidah buaya ke area jerawat untuk mengurangi peradangan dan menekan pertumbuhan bakteri.
  2. Mengoleskan minyak esensial seperti tea tree oil atau rosemary oil untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan.
  3. Menggunakan sabun pembersih ringan yang tidak mengiritasi jerawat dengan rutin, yakni dua kali sehari.
  4. Tidak memencet jerawat karena bisa merusak lapisan kulit sehingga meninggalkan bekas.
  5. Mengubah gaya hidup jadi lebih sehat

5. Jerawat Nodul

Jerawat Nodul 
Jerawat Nodul  | eva mulia

Jerawat nodul adalah jenis jerawat di bawah permukaan kulit yang berukuran besar, terasa keras, dan sakit. Jerawat ini dapat bertahan selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Jerawat yang keras disentuh ini tergolong jerawat parah dan tidak dapat diobati sembarangan.

Jerawat ini dapat terjadi pada siapa saja. Namun, jerawat nodul lebih umum terjadi pada remaja laki-laki di masa pubertas ketimbang remaja perempuan.

Penyebab Jerawat Nodul

Jerawat nodul terbentuk dari penyumbatan pori-pori oleh penumpukan sel kulit mati, sebum (minyak) yang berlebihan, dan bakteri. Sebenarnya, proses terjadinya jerawat nodul sama seperti jerawat biasa. Akan tetapi, kondisinya yang lebih parah diyakini ahli kesehatan terjadi akibat peradangan yang menembus hingga ke lapisan kulit lebih dalam.

Cara Mengatasi Jerawat Nodul:

American Academy of Dermatology merekomendasikan perawatan dokter untuk mengobati jerawat yang parah ini. Pasalnya, perawatan tanpa resep dokter tidak akan mengobati jerawat secara efektif dan meningkatkan bekas luka permanen yang lebih besar.

Infeksi pada penyumbatan oleh bakteri dapat dihentikan dengan antibiotik, seperti tetracycline. Tidak hanya membunuh bakteri, obat ini juga dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Hanya saja, obat ini hanya boleh digunakan dalam jangka pendek agar tidak menimbulkan resistensi antibiotik (bakteri kebal pada antibiotik).

Isotretinoin adalah obat yang cukup kuat untuk mengobati semua jenis jerawat. Namun, penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter karena dapat menimbulkan efek samping yang merugikan

Jerawat nodul bisa dihilangkan dengan bahan-bahan alami berikut ini:

  1. Oatmeal dan yogurt bekerja sebagai eksfoliator yang akan mengikis sel kulit mati.
  2. Kayu manis dan madu mengandung anti bakteri yang bisa menghilangkan bakteri penyebab jerawat dan menghaluskan kulit wajah
  3. Teh hijau berfungsi sebagai anti oksidan yang akan mengeluarkan racun penyebab jerawat, sedangkan kemangi mampu membersihkan kulit hingga ke pori yang terdalam.
  4. Manfaat tomat untuk jerawat sangat banyak karena tomat mengandung anti bakteri yang bisa menyembuhkan jerawat sekaligus mencerahkan dan membuat kulit tampak awet muda
  5. Lemon adalah salah satu senjata paling ampuh untuk jerawat. Manfaat lemon untuk wajah berjerawat yaitu mampu membersihkan kulit, mengandung anti bakteri dan anti oksidan yang mampu mengobati jerawat. Sedangkan susu mampu mencerahkan wajah secara alami dan melembabkan kulit wajah.
  6. Menguap wajah adalah salah satu cara menghilangkan jerawat ala korea yang wajib Anda coba.
  7. Cukup minum air setiap harinya tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh secara umum, tetapi juga untuk kecantikan kulit.
  8. Olahraga tidak hanya membuat tubuh lebih sehat dan segara untuk beraktivitas saja. Dengan rutin berolahraga, pori-pori kulit akan terbuka dan semua kotoran yang ada di dalamnya akan keluar bersama dengan keringat

6. Jerawat Batu – Cystic

Jerawat Batu - Cystic 
Jerawat Batu – Cystic | klik dokter

Jerawat cystic adalah jerawat yang sangat parah dan muncul ketika pori-pori tersumbat yang berisi minyak dan kulit mati pecah di bawah kulit. Hal ini mengakibatkan peradangan di sekitar jaringan. Sayangnya, jerawat ini seringkali terlihat semakin besar, merah, sulit dihilangkan serta meninggalkan bekas.

Penyebab Jerawat Batu – Cystic

Jerawat batu umum dipicu oleh peningkatan produksi hormon androgen yang di luar batas wajar. Hormon androgen fungsi utamanya adalah mendukung fungsi organ seksual. Namun, hormon ini juga merangsang kelenjar sebaceous (kelenjar minyak) untuk menghasilkan sebum.

Jika kadar androgen lebih banyak daripada seharusnya, kelenjar sebaceous akan jadi lebih aktif. Maka, sebum yang dihasilkan jadi lebih banyak sehingga membuat pori-pori mudah tersumbat dan kulit mudah berjerawat

Ketidakseimbangan hormon tubuh umumnya terjadi selama masa pubertas, baik pada wanita maupun pria. Namun di luar itu, masalah hormon yang menyebabkan jerawat lebih sering dijumpai pada perempuan; ketika menjelang menstruasi, saat hamil, memasuki masa menopause, dan yang memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS).

Cara Mengatasi Jerawat Batu – Cystic

Cara terbaik adalah dengan membiarkan dokter kulit profesional menangani jerawat menyebalkan ini. Karena biasanya perawatan untuk cystic acne beda dengan jerawat biasa.

Kalau kamu punya tipe kulit yang acne prone dan cystic papules, eksfoliasi adalah hal yang penting dan harus sering-sering dilakukan. Gunakan pembersih dan pelembap yang memang khusus untuk melawan jerawat seperti salicylic acid dan benzoyl peroxide. Pastikan kamu memang menjalankan rutinitas yang sudah sesuai dengan kebutuhan kulitmu.

Retinoid berasal dari vitamin A, yang bekerja untuk menghambat pertumbuhan jerawat. Obat ini biasanya digunakan bersamaan dengan antibiotik topikal (yang dioleskan ke kulit). Namun, keduanya tidak digunakan bersamaan pada satu waktu.

Isotretinoin atau dikenal dengan accutane adalah obat yang diformulasikan untuk mengobati jerawat kistik. Namun, penggunaannya harus diawasi dokter, karena penentuan dosisnya yang disesuaikan dengan berat badan.

Perawatan selanjutnya hanya dilakukan oleh dokter kulit, yakni menyuntikan obat kortikosteroid jenis triamcinolone. Obat ini disuntikkan langsung pada jerawat yang meradang agar lebih cepat sembuh tanpa menimbulkan jaringan parut.

Cara mencegah jerawat batu

  1. Bersihkan wajah dengan benar dan rutin
  2. Jaga pola makan
  3. Tidur cukup dan teratur
  4. Olahraga dan kurangi stres

Written by Ikhsan Bakhri

Hobi jalan-jalan, makan, nulis, dan sedang mencari pasangan hidup hehe. IG @ikhsanbakhri

ciri kecerdasan seseorang

Penelitian, Inilah 14 Bagian Tubuh Yang Bisa Menandai Kecerdasan Anda

Corona

Menakjubkan, Ini 5 Negara Yang Nihil Kasus Virus Corona