in

Azab Pedih Orang yang Tidak Mau Membayar Hutang

Azab Orang yang Tidak Mau Membayar Hutang

Utang adalah uang yang dipinjam dari orang lain, sementara piutang adalah uang yang kita pinjamkan kepada orang lain. Dalam Islam, utang piutang hukum dasarnya adalah mubah, sesuatu yang dibolehkan selama transaksi itu untuk kebaikan.

Padahal teladan kita, Rosulullah SAW sangat khawatir dan takut jika hal tersebut menjadi kebiasaannya. Diriwayatkan dari ‘Aisyah RA, bahwasanya dia mengabarkan, “Dulu Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam sering berdoa:

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari azab kubur, dari fitnah Al-Masiih Ad-Dajjal dan dari fitnah kehidupan dan fitnah kematian. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari hal-hal yang menyebabkan dosa dan dari berhutang.“ (HR Al-Bukhari)

Kebiasaan berhutang dapat membahayakan akhlaq seseorang. Hal ini sebagaimana sabada Rosulullah SAW:

“Sesungguhnya seseorang apabila (sering) berhutang, maka dia sering berkata lantas berdusta, dan berjanji lantas memungkiri.” (HR Al-Bukhari)

Adab Hutang Piutang

Adapun adab melakukan hutang piutang dalam islam adalah sebagai berikut:

  1. Di adakan perjanjian hitam di atas putih atau tertulis serta adanya saksi yang bisa dipercaya.
  2. Seseorang yang memberikan hutang atau pinjaman tidak menerima keuntungan atas apa yang telah dihutangkannya.
  3. Seseorang yang berhutang berniat melunasi hutangnya dan harus membayar hutangnya dengan cara yang benar yaitu membayar dengan harta atau benda yang sama halalnya dengan apa yang dipinjamnya.
  4. Berhutanglah pada seseorang yang mempunyai penghasilan yang halal dan orang tersebut merupakan orang yang shaleh.
  5. Lakukanlah hutang piutang bila dalam kondisi darurat saja atau dalam keadaan yang terdesak.
  6. Jangan melakukan hutang piutang yang disertakan dengan jual beli.
  7. Jika ada keterlambatan dalam melunasi hutang maka beritahukanlah pihak yang memberikan pinjaman.
  8. Gunakan harta pinjaman dengan baik dan benar.
  9. Pihak yang memberikan pinjaman boleh menangguhkan hutang apabila pihak yang berhutang memiliki kesulitan dalam melunsi hutangnya.

Dalam hutang piutang, ada juga bahaya yang disebabkan oleh kegiatan tersebut. Karena hutang bisa dikatakan merupakan hal yang sangat sensitif antara hubungan manusia yang satu dengan yang lainnya. Memang, Islam memperbolehkan hutang piutang dalam kehidupan namun dengan adab-adab yang sudah disebutkan di atas.

Lalu, pertanyaan lainnya, bagaimana bila kita tidak mampu memenuhi kesepakatan yang kita buat terkait pelunasan atau hal lain?

Maka ini harus dimusyawarahkan dengan yang memberi utang uang tadi. Segala sesuatunya harus dimusyawarahkan, tidak boleh diputuskan secara sepihak, apalagi ada kesengajaan untuk tidak membayar uang yang kita pinjam.

Azab Orang yang Tidak Mau Membayar Hutang

Azab Orang yang Tidak Mau Membayar Hutang
Azab Orang yang Tidak Mau Membayar Hutang – Truth Quest

Orang yang pinjam uang alias utang dan saat ditagih selalu banyak alasan atau lupa bahkan marah-marah, mereka akan mendapatan 5 azab mengerikan berikut ini.

1. Susah masuk surga

Jika meninggal dalam keadaan membawa utang maka Ia akan terhalang masuk surga meskipun tergolong mati syahid. Sehingga lebih baik segera dibereskan urusan utang piutang agar tidak menjadi beban setelah kematian tiba.

2. Nasibnya menggantung

Di akhirat nanti seorang mukmin yang tidak melunasi hutangnya, maka jiwanya akan digantung antara surga atau neraka sampai lunas hutangnya.

3. Rasulullah SAW tidak menshalati pemilik utang

Rasulullah menjelaskan kepada para sahabat bahwa membayar hutang harus disegerakan agar tidak mendapat kesulitan di akhirat kelak. Rasulullah juga pernah tidak menshalatkan mayat laki-laki yang belum lunas hutang dunianya.

4. Statusnya sebagai pencuri

Rasulullah menegaskan bahwa orang yang berhutang dan tidak berniat untuk segera melunasi hutang tersebut, maka Ia akan bertemu Allah pada hari kiamat sebagai seorang pencuri.

5. Siang hari melarikan diri, malamnya merasakan kegelisahan

Pemilik hutang tidak akan bernasib baik di dunia maupun di akhirat, hidupnya penuh kegelisahan karena selalu menghindar pelunasan hutang. Di siang hari berusaha melarikan diri, di malam hari tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Written by Ikhsan Bakhri

Hobi jalan-jalan, makan & nulis, anda senang saya pun ikut senang, jangan lupa untuk baca artikel menarik lainnya yak.

Ilustrasi Rumit Zodiak (Sumber: Pexels by Kassia Melo)

Inilah Hal- Hal yang Menyebabkan Setiap Zodiak Menjadi Rumit

neraka

Mengerikan! Berikut Makanan dan Minuman Penghuni Neraka