in ,

Daftar 6 Gempa Supershear, Gempa Paling Langka Dalam Sejarah

Kepoinkuy.com – Gempa bumi yang hebat terjadi rata-rata satu kali per tahun. Gempa bumi bertanggung jawab atas jutaan kematian dan kerusakan properti yang tak terhitung jumlahnya.

USGS, lembaga geologi AS, menjelaskan, gempa bumi adalah ketika dua lempeng bumi tiba-tiba bergeser. Permukaan tempat kedua lempeng bergeser disebut bidang patahan atau patahan.

Momen Magnitudo adalah skala yang paling umum di mana gempa Bumi terjadi untuk seluruh dunia. Tapi tahukah kalian ada beberapa gempa yang diklasifikasikan sebagai gempa langka dalam sejarah.

Dilansir dw, Gempa bumi supershear yang bergerak dengan kecepatan di atas 11.000 km/jam tergolong peristiwa langka.

Gempa bumi supershear adalah gempa bumi di mana penyebaran pecah di sepanjang permukaan patahan terjadi pada kecepatan yang melebihi kecepatan gelombang geser seismik. Ini menyebabkan efek analog dengan ledakan sonik.

Sejauh ini hanya 15 yang tercatat, salah satunya di Palu pada 2018 silam. Berikut daftar 6 gempa bumi supershear atau paling langka lainnya.

Yushu, Tibet (2010)

Gempa bumi supershear yang bergerak dengan kecepatan di atas 11.000 km/jam tergolong peristiwa langka. Sejauh ini hanya 15 yang tercatat, salah satunya di Palu pada 2018 silam. Simak daftar gempa bumi supershear lainnya.

Meski berkekuatan 6,8 pada skala Richter, gempa bumi di Yushu, Cina, pada 2010 menyebabkan 2,698 korban tewas dan lebih dari 12.000 menderita luka-luka. Mautnya gempa di Yushu diyakini disebabkan oleh dentuman seismik yang dipicu kecepatan gelombang gempa yang mencapai 4,7km/detik hingga 5,8km/detik atau 16.920km/jam hingga 20.800 km/jam.

Denali, Alaska 2002

Gempa bumi supershear yang bergerak dengan kecepatan di atas 11.000 km/jam tergolong peristiwa langka. Sejauh ini hanya 15 yang tercatat, salah satunya di Palu pada 2018 silam. Simak daftar gempa bumi supershear lainnya.

Karena pusat episentrum yang terletak di kawasan terpencil, gempa bumi di taman nasional Denali, Alaska, tidak menyebabkan kerugian besar. Meski demikian buat ilmuwan peristiwa seismik ini tergolong istimewa karena termasuk gempa bumi supershear. Berbagai studi mencatat kecepatan gerakan gelombang seismik di Denali mencapai 5,5km/detik atau 19.800km/jam dengan rata-rata kecepatan 11.880km/jam

Baca Juga : Mengerikan, Inilah 5 Bencana Alam Terbesar Dalam Sejarah Peradaban Manusia

Tajikistan 2015

Gempa bumi supershear yang bergerak dengan kecepatan di atas 11.000 km/jam tergolong peristiwa langka. Sejauh ini hanya 15 yang tercatat, salah satunya di Palu pada 2018 silam. Simak daftar gempa bumi supershear lainnya.

Pada 7 Desember 2015 sebuah gempa bumi berkekuatan 7.2 pada skala Richter menyapu Tajikistan dan menyebar ke negeri jiran, Afghanistan, Pakistan dan Kirgistan. Gelombang seismik yang tercipta dicatat ilmuwan melaju dengan kecepatan 4,3km/detik hingga 5km/detik atau sekitar 15.480km/jam dan 18.000km/jam. Gempa dahsyat ini ikut menciptakan bendungan Usoi (tampak di depan) di sisi danau Sares.

Izmit, Turki 1999

Gempa bumi supershear yang bergerak dengan kecepatan di atas 11.000 km/jam tergolong peristiwa langka. Sejauh ini hanya 15 yang tercatat, salah satunya di Palu pada 2018 silam. Simak daftar gempa bumi supershear lainnya.

Sebanyak 17.000 penduduk meninggal dunia, 42.000 luka-luka dan setengah juta kehilangan rumah setelah gempa berkekuatan 7,4 pada skala richter mengguncang Izmit di barat daya Turki. Gempa ini tercatat sebagai salah satu gempa supershear paling kuat karena bergereak dengan kecepatan 4,8 km/detik atau sekitar 17.280 km/jam di sepanjang patahan Anatolia Utara.

Düzce, Turki 1999

Gempa bumi supershear yang bergerak dengan kecepatan di atas 11.000 km/jam tergolong peristiwa langka. Sejauh ini hanya 15 yang tercatat, salah satunya di Palu pada 2018 silam. Simak daftar gempa bumi supershear lainnya.

Gempa bumi di Düzce, Turki, yang juga terjadi di sepanjang sesar Anatolia Utara terjadi hanya tiga bulan setelah bumi bergoyang di Izmit. Sebanyak 845 orang dikabarkan meninggal dunia. Menurut ilmuwan gempa di Düzce menciptakan gelombang seismik yang bergerak dengan kecepatan 4,3km/detik atau 15.480 km/jam di sepanjang patahan.

Palu, Indonesia 2018

Gempa bumi supershear yang bergerak dengan kecepatan di atas 11.000 km/jam tergolong peristiwa langka. Sejauh ini hanya 15 yang tercatat, salah satunya di Palu pada 2018 silam. Simak daftar gempa bumi supershear lainnya.

Gempa di Palu boleh jadi merupakan satu-satunya gempa bumi supershear yang bisa diamati secara detail oleh ilmuwan. Gempa yang memicu gelombang seismik berkecepatan 14,760 km per jam itu ikut memicu likuifaksi. Selama ini ilmuwan meyakini sesar berkelok dua seperti di Palu tidak bisa menciptakan gempa supershear. Namun anggapan itu kini terbantahkan.

Written by Ikhsan Bakhri

Hobi jalan-jalan, makan, nulis, dan sedang mencari pasangan hidup hehe. IG @ikhsanbakhri

hewan Ini Miliki Teknik Pendengaran Menakjubkan

8 Hewan Dengan Teknik Pendengaran Super Canggih

bad boy

Bukti Ilmiah Mengapa Wanita Lebih Menyukai Pria Bad Boy