in ,

Inilah Asal Mula Ngabuburit, Tradisi Ramadan Untuk Menunggu Waktu Berbuka

Ngabuburit - Foto oleh mentatdgt dari Pexels

Kepoinkuy.com – Kegiatan ngabuburit hampir dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Bahkan beberapa daerah memiliki tradisi ngabuburitnya sendiri. Namun, tahukah kamu asal usul kata ngabuburit?

Asal Mula Ngabuburit
Ngabuburit – Foto oleh mentatdgt dari Pexels

Istilah yang kini menjadi populer ini sudah ada sejak dahulu kala. Ngabuburit pun jadi tradisi khas di Indonesia. Momen ngabuburit selalu disambut penuh kegembiraan. Tak jarang, ngabuburit juga jadi momen untuk berbagi. Berikut asal muasal istilah Ngabuburit pada bulan suci Ramadan.

Baca Juga : Wajib Diketahui Inilah 7 Keutamaan Puasa Ramadan

Ngabuburit Dari bahasa Sunda

Ngabuburit merupakan istilah yang berasal dari bahasa Sunda. Ada sejumlah versi asal usul kata ngabuburit. Teori pertama, kata ngabuburit adalah bentuk lakuran atau kata baru yang terbentuk dari hasil penggabungan dua atau lebih kata. Ngabuburit merupakan lakuran dari ngalantung ngadagoan burit yang artinya bersantai-santai sambil menunggu waktu sore.

Teori kedua, ngabuburit sebenarnya berasal dari kata burit yang berarti sore. Waktu ini biasanya antara usai salat asar hingga sebelum matahari terbenam.

Asal mula kata Ngabuburit

Dalam bahasa Sunda, memang ada penanda waktu dalam kurun 24 jam. Ini meliputi isuk yang berarti pagi, beurang yang berarti siang hari, burit yang berarti sore hari, dan peuting berarti malam.

Di Sunda, selain ngabuburit, ada juga istilah ngabeubeurang yang maknanya menunggu siang hari. Jika diperhatikan dengan seksama, kata-kata tersebut memiliki struktur awalan nga + pengulangan suku kata depan pada kata dasar + kata dasar.

Baca Juga : Hukum Tidur di Saat Bulan Ramadan, Benarkah Dapat Pahala, Inilah Penjelasannya

Contoh: Nga-bu-burit, nga-beu-beurang, nga-nyeu-nyeuri dan lain-lain. Maka merujuk dari itu, istilah ngabuburit berasal dari bahasa Sunda yang memiliki kata dasar burit yang artinya sore hari menjelang magrib.

Secara morfologis, ada beberapa istilah dalam bahasa Sunda yang memiliki kesamaan dengan kata ngabuburit. Di antaranya adalah betah = ngabebetah (nyaman), nyeri = nganyenyeri (sakit), deuket = ngadeudeket (dekat).

Aktivitas ngabuburit

Kini ngabuburit menjadi sebuah budaya populer di Indonesia. Ngabuburit dilakukan untuk menunggu waktu berbuka. Banyak aktivitas positif yang bisa dilakukan untuk mengisi ngabuburit.

Ngabuburit biasanya dilakukan dengan kegiatan berjalan-jalan, mencari takjil, mengaji, melakukan kegiatan-kegiatan sosial, mendengarkan tausiah, dan lain sebagainya.

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 Keutamaan Puasa Ramadan

Wajib Diketahui Inilah 7 Keutamaan Puasa Ramadan

kata-kata ucapan ulang tahun

55 Kata-kata Ucapan Ulang Tahun Untuk Orang Terdekat, Sahabat, dan Pacar