in

OMGOMG

Kenali Apa Sajakah Efek Samping dari Vaksin Virus Corona

Vaksin AstraZeneca - Universitas Oxford | DW

Kepoinkuy.com – Vaksinasi merupakan metode paling efektif untuk mencegah penyakit menular. Vaksin adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit.

Vaksin biasanya mengandung agen yang menyerupai mikroorganisme penyebab penyakit dan sering dibuat dari mikrob yang dilemahkan atau mati, dari toksinnya, atau dari salah satu protein permukaannya.

Dilansir DW, Reaksi tubuh jika divaksin menandakan kita membangun kekebalan terhadap bibit penyakitnya. Tapi kadang ada efek samping serius yang kasusnya individual. Yuk langsung saja kiya kenali apa saja efek samping dari vaksin corona berikut ini.

Vaksin Biontech-Pfizer

Vaksin Biontech-Pfizer
Vaksin Biontech-Pfizer

Pada fase uji klinis, unsur aktif BNT162b2 dari perusahaan BioNTech dari Jerman dan Pfizer dari AS tidak menunjukkan efek samping serius. Tapi setelah mendapat izin, vaksin mRNA ini tunjukkan reaksi alergi berat pada beberapa orang, bahkan tiga mengalami gejala syok anaphylaktis. Ketiga orang itu tidak punya riwayat alergi. Karenanya pengidap alergi disarankan konsultasi sebelum divaksin.

Baca Juga : Inilah Cara Mengatasi Tubuh Yang Menggigil

Vaksin Moderna

Vaksin Moderna
Vaksin Moderna | DW

Vaksin mRNA-1273 dari perusahaan Moderna AS, pada prinsipnya sangat mirip dengan vaksin BioNTech/Pfizer. Setelah dilakukan vaksinasi, muncul laporan efek samping berupa reaksi alergis. Dan pada kasus sangat kecil, kelumpuhan sementara saraf wajah. Efek samping diduga dipicu partikel lipid nano yang menjadi transporter unsur aktifnya, yang diuraikan oleh tubuh.

Vaksin AstraZeneca – Universitas Oxford

Vaksin AstraZeneca - Universitas Oxford
Vaksin AstraZeneca – Universitas Oxford | DW

Inggris memberikan izin darurat penggunaan vaksin AstraZeneca yang unsur aktifnya disebut AZD 1222. Berbeda dengan dua vaksin yang pertama mendapat izin, vaksin buatan perusahaan Inggris/Swedia ini adalah vaksin vektor yang dikembangkan dari virus flu simpanse yang dilemahkan. Sejauh ini belum ada efek samping vaksin yang dilaporkan, selain reaksi normal yang khas.

Vaksin Sputnik V

Vaksin Sputnik V
Vaksin Sputnik V | DW

Rusia sudah izinkan vaksin Sputnik V buatan pusat riset Gamaleja di Moskow, Agustus 2020. Padahal uji klinis fase 3 dengan sampel luas belum dilakukan. Vaksin menggunakan dua unsur aktif adenovirus berbeda yang dimodifikasi. Walau kontroversial, ratusan ribu orang di Rusia, Belarus, India, Brasil, UAE dan Argentina telah divaksin Sputnik V. Tidak ada laporan resmi mengenai efek samping.

Baca Juga : Segudang Manfaat Teh Hijau, Bisa Tambah Pintar dan Juga Tambah Cantik

Vaksin Sinovac Biotech

Vaksin Sinovac Biotech
Vaksin Sinovac Biotech | DW

Cina izin darurat penggunaan vaksin Sinovac sejak Juli 2020. Unsur aktif vaksin yang diberi nama CoronaVac adalah virus inaktif. Uji klinis fase 3 secara massal telah dilakukan di Indonesia, Turki dan India. Laporan resmi efek samping yang dirilis perusahaan di Beijing itu sebutkan kurang dari 5% keluhkan reaksi yang umum. Indonesia sejauh ini telah menerima 3 juta dosis vaksin Sinovac.

What do you think?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Written by Ikhsan Bakhri

Hobi jalan-jalan, makan, nulis, dan sedang mencari pasangan hidup hehe. “Robbi hablii milladunka zaujatan thoyyibah akhtubuha wa atazawwaj biha watakuna shoohibatan lii fiddiini waddunyaa wal aakhiroh”.

kelelahan mental

Jika Kamu Merasakan 9 Gejala Ini, Artinya Kamu Sedang Alami Kelelahan Mental

Pertanda Anda Cuma Dijadikan Pacar Cadangan

Perhatikan 7 Tanda Ini Jika Anda Tidak Ingin Dijadikan Pacar Cadangan