in ,

20 Manfaat Daun Kelor dan Efek Sampingnya

Manfaat daun kelor - kumparan

Kepoinkuy.com – Kelor merupakan pohon asli yang berasal dari India yang tetapi juga tumbuh di Asia, Afrika, serta Amerika Selatan.

Moringa oleifera atau yang biasa disebut dengan daun kelor merupakan tumbuhan yang juga disebut juga dengan pohon drumstick, pohon ajaib, pohon ben oil, ataupun pohon lobak.

Kelor bisa dibilang sumber pangan superfood karena kaya manfaat untuk kesehatan. Hasil studi menunjukkan bahwa daun kelor dapat mencegah berbagai penyakit karena mengandung banyak nutrisi yang sangat penting.

Manfaat daun kelor
Manfaat daun kelor – kumparan

Kelor juga telah digunakan selama berabad-abad lamanya karena khasiat daun ini begitu beragam. Kelor memiliki sifat antijamur, antivirus, antidepresan, serta anti inflamasi. Kandungan berbagai zat di dalamnya serta protein, vitamin, serta mineral menyertai di dalamnya.

Daun kelor merupakan sumber protein, vitamin, dan mineral cukup tinggi. Daun kelor mengandung vitamin A, vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niacin), vitamin B6, serta vitamin C.

Daun kelor juga memiliki kandungan penting lainnya seperti kalsium, kalium, zat besi, magnesium, fosfor, seng, serta rendah kalori. Semua senyawa tersebut sangat diperlukan bagi kesehatan tubuh.

Berikut berbagai manfaat daun kelor untuk kesehatan yang dilansir dari berbagai sumber

1. Lindungi dan Menutrisi Kulit Rambut

Khasiat daun kelor yang pertama adalah dapat bantu lindungi serta menutrisi kulit dan rambut. Minyak biji kelor bermanfaat untuk melindungi rambut dari radikal bebas serta menjaganya tetap bersih dan sehat.

Kelor juga mengandung protein, yang artinya bermanfaat dalam melindungi sel kulit dari kerusakan. Ini juga mengandung elemen pelembab dan detoksifikasi, yang juga meningkatkan kulit dan rambut.

2. Obati Edema

Khasiat daun kelor yang berikutnya adalah dapat obati edema. Edema sendiri merupakan kondisi yang menyakitkan di mana cairan menumpuk di jaringan tertentu di tubuh. Sifat anti-inflamasi dari kelor mungkin efektif dalam mencegah berkembangnya edema.

3. Lindungi Hati

Khasiat daun kelor yang berikutnya adalah dapat membantu lindungi hati kita. Kelor tampaknya melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh obat anti tuberkuler dan dapat mempercepat proses perbaikannya.

4. Cegah dan Obati Kanker

Khasiat daun kelor juga dapat berpengaruh pada pencegahan kanker. Ekstrak kelor mengandung khasiat yang dapat membantu mencegah perkembangan kanker. Ini juga mengandung niazimicin, yang merupakan senyawa yang menekan perkembangan sel kanker.

5. Obati Keluhan Pada Perut

Bagi Anda yang miliki masalah pencernaan, khasiat daun kelor satu ini tak bisa disepelekan. Ekstrak kelor dapat membantu mengobati beberapa gangguan lambung, seperti sembelit, gastritis, dan kolitis ulserativa. Sifat antibiotik dan antibakteri dari kelor dapat membantu menghambat pertumbuhan berbagai patogen, dan kandungan vitamin B-nya yang tinggi membantu pencernaan.

6. Perangi Penyakit Akibat Bakteri

Sifat antibakteri yang ada pada daun kelor dipercaya dapat memerangi penyakit akibat bakteri. Contohnya saja dapat memerangi infeksi yang disebabkan oleh Salmonella, Rhizopus, dan E. coli.

7. Buat Tulang Lebih Sehat

Kelor juga mengandung kalsium dan fosfor, yang membantu menjaga tulang tetap sehat dan kuat. Bersamaan dengan sifat anti-inflamasi, ekstrak kelor dapat membantu mengobati kondisi seperti radang sendi dan juga dapat menyembuhkan tulang yang rusak.

8. Lindungi Sistem Kardiovaskular

Kandungan antioksidan yang ada di dalamnya akan dapat melindugi sistem kardiovaskular manusia. Antioksidan yang ditemukan dalam ekstrak kelor dapat membantu mencegah kerusakan jantung dan juga telah terbukti menjaga kesehatan jantung.

9. Obati Diabetes

Khasiat daun kelor juga dipercaya akan dapat bantu mengurangi jumlah glukosa dalam darah, serta gula dan protein dalam urin. Ini meningkatkan kadar hemoglobin dan kandungan protein keseluruhan pada mereka yang diuji.

10. Obati Asma

Kelor dapat membantu mengurangi keparahan beberapa serangan asma dan melindungi dari penyempitan bronkial. Ini juga telah terbukti membantu fungsi paru-paru dan pernapasan yang lebih baik secara keseluruhan.

11. Lindungi Tubuh dari Gangguan Ginjal

Orang mungkin lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan batu di ginjal, kandung kemih atau rahim jika mereka menelan ekstrak kelor. Kelor mengandung antioksidan tingkat tinggi yang dapat membantu tingkat toksisitas di ginjal.

12. Turunkan Tekanan darah Tinggi

Kelor mengandung isothiocyanate dan niaziminin, senyawa yang membantu menghentikan penebalan arteri, yang dapat menyebabkan tekanan darah meningkat.

13. Tingkatkan Kesehatan Mata

Kelor mengandung khasiat untuk meningkatkan penglihatan berkat tingkat antioksidannya yang tinggi. Kelor dapat menghentikan pelebaran pembuluh retinal, mencegah penebalan membran kapiler, dan menghambat disfungsi retina.

14. Obati Anemia dan Penyakit Sel Sabit

Kelor dapat membantu tubuh seseorang menyerap lebih banyak zat besi, sehingga meningkatkan jumlah sel darah merahnya. Diperkirakan ekstrak tumbuhan sangat membantu dalam mengobati dan mencegah anemia dan penyakit sel sabit.

15. Mengurangi peradangan

Dilansir dari Healthline, beberapa penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan menunjukkan bahwa isothiocyanate yang terkandung dalam daun, polong, dan biji kelor adalah senyawa anti-peradangan utama.

Akan tetapi, sejauh ini penelitian baru dilakukan pada hewan dan tabung reaksi. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas antiperadangan pada manusia.

Peradangan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau cedera. Meski begitu, kondisi ini juga bisa menimbulkan masalah jika terus berlanjut dalam waktu lama.

Peradangan berkelanjutan dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

16. Menurunkan kolesterol

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, daun kelor diyakini mampu membantu menurunkan kolesterol. Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh biasanya terkait dengan peningkatan risiko sejumlah penyakit, termasuk penyakit jantung.

17. Melindungi dari keracunan arsenik

Kontaminasi arsenik dapat ditemukan pada air dan makanan, termasuk beras. Mengonsumsi arsenik tingkat tinggi dalam waktu yang lama dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan kanker.

Berdasarkan penelitian terhadap hewan, daun dan biji kelor dapat melindungi tubuh dari efek keracunan arsenik.

Meski begitu, perlu penelitian lebih lanjut terkait efektivitas daun kelor terhadap keracunan arsenik pada manusia.

18. Mengatasi disfungsi ereksi

Daun kelor telah digunakan sejak lama untuk mengobati disfungsi ereksi dalam pengobatan tradisional, sebab daun ini dapat berperan sebagai afrodisiak atau pembangkit gairah.

Meskipun belum terbukti pada manusia, penelitian pada tikus membuktikan bahwa kelor dapat meningkatkan fungsi seksual pada pria dengan meningkatkan kadar testosteron.

19. Memelihara Fungsi dan Kesehatan Otak

Selain membantu memerangi radikal bebas, kandungan antioksidan yang ada di dalam daun kelor ternyata juga memiliki peran dalam menjaga fungsi dan kesehatan otak.

Asupan antioksidan yang terpenuhi bisa membantu menurunkan risiko tubuh dari ancaman penyakit Parkinson dan Alzheimer. Daun satu ini juga dipercaya bagus untuk menunjang tingkatan memori dan kerja otak.

20. Membantu Menghambat Tumbuhnya Sel Kanker

Ekstrak kulit batang dan daun kelor dikatakan efektif membantu menghambat tumbuhnya sel-sel kanker pada tubuh, termasuk kanker usus besar, pankreas, dan payudara.

Sekali lagi, manfaat ini didapat karena kandungan antioksidan yang memang sangat efektif dalam mencegah terjadinya kerusakan sel pada tubuh sebagai dampak dari radikal bebas.

Efek samping daun kelor untuk kesehatan

Efek samping daun kelor untuk kesehatan
Efek samping daun kelor untuk kesehatan – intisari

Daun kelor memang memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan. Namun, beberapa orang tidak boleh mengonsumsi daun kelor sembarangan.Sebab, daun kelor memiliki efek samping yang bisa memicu masalah kesehatan.

Melansir dari situs Inside Morning, daun kelor mengandung alkaloid yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Tidak hanya itu, senyawa tersebut juga bisa memperlambat denyut jantung.

Penderita diabetes yang mengonsumsi obat-obatan kimia secara rutin sebaiknya tidak mengonsumsi daun kelor.

Sebab, konsumsi daun kelor bersama dengan obat kimia tersebut bisa menurunkan gula darah secara signifikan sampai di bawah batas normal.

Selain itu, daun kelor bisa menganggu fungsi kerja hati bila dikonsumsi secara berlebihan. Maka Anda sebaiknya mengonsumsi daun kelor secukupnya atau berkonsultasi dulu dengan dokter.

Written by Ikhsan Bakhri

Hobi jalan-jalan, makan & nulis, anda senang saya pun ikut senang, jangan lupa untuk baca artikel menarik lainnya yak.

Protokol Kesehatan 5M

Patuhi Protokol Kesehatan 5M Agar Terhindar dari Covid-19

Sholawat Jibril

Bacaan Sholawat Jibril dan Keutamaannya