in , ,

Begitu Banyak Menyimpan Misteri, Berikut 5 Fakta Monumen Batu Stonehenge

Stonehenge

Kepoinkuy.com – Stonehenge merupakan suatu bangunan yang dibangun pada zaman Perunggu, dan Neolitikum. Ia terletak berdekatan dengan Amesbury di Wiltshire, Inggris, sekitar 13 kilometer barat laut Salisbury. Sebagai salah satu situs yang paling terkenal di dunia, Stonehenge merupakan lingkaran batu tegak yang berada di dalam lingkup tembok tanah.

Siapa yang tidak kenal monumen batu Stonehenge, sebuah situs Warisan Budaya Dunia yang hingga kini masih menyimpan misteri dan banyak pertanyaan tak terjawab?

Tak heran, aneka macam teori dan asumsi pun kerap bermunculan soal bangunan yang dibangun ribuan tahun silam ini.

Seperti dilansir dari laman My Modern Met, Meski belum semua teori dan asumsi tersebut dipastikan benar, namun ada beberapa fakta yang kini sudah disetujui oleh arkeolog dan ilmuwan dunia. Berikut fakta-fakta tersebut.

1. Merupakan bagian dari area suci yang lebih besar.

Stonehenge
Stonehenge

Stonehenge terletak di Salisbury Plain, Inggris, sebuah dataran kapur yang memiliki luas mencapai 777 km2. Dengan daerah seluas tersebut, Stonehenge bukan merupakan satu-satunya monumen bersejarah yang ada.

Hal ini ditunjukkan oleh 3 kerangka kayu besar yang didirikan 10.500 tahun silam, jauh sebelum Stonehenge. Selain itu, menurut radar, ada beberapa kuil Neolitik yang masih tersembunyi di area tersebut dan menunjukkan bahwa Stonehenga hanya bagian kecil dari area yang lebih besar.

2. Menggunakan dua tipe batu

Stonehenge
Stonehenge

Ada dua jenis batu yang digunakan untuk membangun Stonehenge, yaitu batu pasir berukuran besar dan bluestones yang berukuran kecil.

Batu pasir tersebut dapat ditemukan di area yang ada di sekitar Stonehenge, sekitar 32 km jauhnya. Sementara, bluestones berasal dari Bukit Preseli yang ada 225 km jauhnya dari Stonehenge.

3. Butuh keahlian khusus untuk membangunnya

Stonehenge
Stonehenge

Untuk memastikan batu-batu di Stonehenge dapat berdiri tegak selama ribuan tahun lamanya, butuh keahlian dan teknik khusus yang berhubungan dengan pertukangan.

Stonehenge dibangun dengan cara menggali lubang untuk batu-batu tersebut, meletakkan tiang dan rangka kayu untuk menyangganya, sebelum menarik batu-batu tersebut agar dapat berdiri tegap.

Baca Juga : Foto-Foto Misterius Yang Belum Terpecahkan Hingga Saat Ini!

4. DNA dapat digunakan untuk mencari siapa pembuat Stonehenge

Stonehenge
Stonehenge

Sejak dulu, pertanyaan mengenai siapa yang membangun Stonehenge belum dapat dipecahkan.

Namun, baru-baru ini, sekelompok ilmuwan menggunakan analisis DNA untuk menemukan siapa sebenarnya yang membangun Stonehenge.

Menurut analisis, Stonehenge dibangun oleh para petani dari pesisir Aegean yang bermigrasi ke Inggris pada tahun 4.000 SM.

5. Berhubungan erat dengan astronomi

Stonehenge
Stonehenge

Salah satu fakta terkenal Stonehenge adalah lokasi batuan yang ada akan tampak sejajar dengan matahari saat solstis musim panas dan musim dingin.

Hal ini pertama ditemukan oleh arkeolog Inggris William Stukeley pada tahun 1720.

Sejak saat itu, Stonehenge pun ikut menarik minat banyak astronom yang memperkirakan bahwa Stonehenge digunakan untuk memprediksi waktu terjadinya gerhana.

Written by Ikhsan Bakhri

Hobi jalan-jalan, makan, nulis, dan sedang mencari pasangan hidup hehe. “Robbi hablii milladunka zaujatan thoyyibah akhtubuha wa atazawwaj biha watakuna shoohibatan lii fiddiini waddunyaa wal aakhiroh”.

pria ganteng asal pakistan

Intip Kisah Tukang Kayu Ganteng Asal Pakistan Yang Mendadak Viral dan Ditawari Menjadi Model

Wanita Myanmar Ini Memiliki Pinggang Terkecil di Dunia

Wanita Myanmar Ini Mengklaim Memiliki Pinggang Terkecil di Dunia